Single post

This is an example of single post

thumbnail

Klasifikasi dan analisis teknis bahan film kendaraan

Bahan inti film mobil terutama dibagi menjadi dua kategori: PVC (polivinil klorida) dan TPU (poliuretan termoplastik). Film PVC disukai pasar karena harganya yang murah dan pilihan warnanya yang beragam. Ketebalannya biasanya antara 0,1 dan 0,2 mm, tetapi ketahanannya terhadap cuaca memiliki kekurangan yang jelas. Film ini rentan terhadap kerapuhan atau penyusutan di lingkungan bersuhu sangat rendah atau tinggi. Kisaran suhu yang berlaku direkomendasikan untuk dikontrol antara -20℃ dan 60℃. Sebagai perbandingan, meskipun film TPU lebih mahal (ketebalan 0,15-0,25 mm), ketahanan sobek dan ketahanan suhunya jauh lebih unggul. Film ini dapat tetap stabil di lingkungan bersuhu -40°C hingga 120°C dan memiliki fungsi perbaikan sendiri terhadap goresan, menjadikannya pilihan utama bagi pengguna kelas atas.

13 komentar Lebih aneh Baca selengkapnya

Diskusi

7 Komentar

Courtney

13 September 2024

Pengalaman pribadi pakai TPU 2 tahun: Memang awet tapi harga 3x PVC. Pertimbangannya: Biaya cabut-tempel PVC tiap 1.5 tahun vs TPU tahan 5+ tahun. Saran penulis: Bagaimana kalkulasi ROI jangka panjang untuk pengguna harian vs kolektor mobil?

Reply

Meiliani

13 September 2024

Artikel kurang menyentuh aspek kesehatan. Apakah adhesive PVC mengandung phthalate? Adakah sertifikasi eco-friendly untuk TPU? Sebagai ibu hamil, saya khawatirkan emisi VOC dalam kabin setelah pemasangan.

Reply

Courtney

13 September 2024

"Apakah Anda terlalu khawatir? Selama konstruksi diberi ventilasi selama 48 jam, konsentrasi VOC akan lebih rendah dari standar WHO.

Reply

Meiliani

13 September 2024

Penelitian telah menunjukkan bahwa bahkan 0,05 mg/m³ stirena dalam VOC dapat meningkatkan risiko keguguran pada wanita hamil hingga 22% (Sumber: Jurnal EHP 2019). Selain itu, bahan film akan melepaskan racun untuk kedua kalinya setelah terkena suhu tinggi. Pernahkah Anda mengukur data di dalam mobil pada suhu 60°C di musim panas?

Reply

Courtney

13 September 2024

TPU disebut-sebut ramah lingkungan, tetapi banyak "sertifikasi ramah lingkungan" yang dijual secara lokal di Indonesia adalah label palsu! Seorang teman saya menghabiskan banyak uang untuk membeli TPU Jerman, tetapi pengujian SGS menunjukkan bahwa TPU tersebut masih mengandung xylene. Lebih baik memilih PVC dari produsen besar, minimal harganya transparan.

Reply

Meiliani

13 September 2024

Inilah inti masalahnya – industri ini tidak memiliki sertifikasi wajib! Uni Eropa telah melarang ftalat di mobil (peraturan REACH), tetapi Indonesia masih mengizinkan penggunaannya. Terlampir bagan perbandingan pengujian: Emisi VOC film PVC 7 kali lipat dari TPU

Reply

Courtney

13 September 2024

Terima kasih atas penjelasan detailnya! Sebagai pemilik mobil di daerah tropis, saya tertarik tahu apakah PVC film masih layak dipakai di suhu harian 35°C+? Apakah ada risiko mengelupas prematur? Juga, bisakah merek TPU lokal yang lebih terjangkau memberikan performa setara impor?

Reply

Tinggalkan komentar